PENGALAMAN CPNS KEMENKUMHAM 2019

 





    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh teman-teman, akhirnya setelah kurang lebih tiga bulan vakum, *ciellah vakum wkwkwk. Kita ketemu lagi dalam tulisan saya kali ini. Kalian apa kabar? Pasti baik kan? Kalau pun kalian sedang sedih, semoga hati kalian sesegera mungkin diberi kelapangan yah, atau kalau kalian sedang kurang sehat, semoga karena sakitnya kalian sekarang bisa menjadi penggugur dosa-dosa kalian. Tetap semangat dan stay positive ya..











    Kembali ke persoalan sebelumnya, jadi beberapa bulan yang lalu saya hiatus dari dunia per-blog-an ini dan tidak menepati janji yang ada di bio, kalau saya bakal update tulisan di akhir pekan. It’s okay yah blog-blog saya, pun kalian juga pasti  tidak peduli, canda hehe :”(






    Jadi untuk membayar hutang saya tersebut, saya bakal menceritakan apa sih yang saya lakukan beberapa bulan ke belakang hingga memaksa saya untuk tidak menulis. Let’s Check It Out

 











    So, beberapa bulan yang lalu, saya sibuk mempersiapkan diri saya untuk menghadapi Tes SKB CPNS 2019. CPNS 2019?? Kok 2019, sekarang kan udah tahun 2020(?) ngadi-ngadi yah kamu?





    Ngga ngadi-ngadi sama sekali sahabat, jadi sebenarnya , tes SKB kami ditunda kurang lebih 7 bulan, bukan hanya Kementrian Hukum dan HAM tapi semua formasi baik itu dari pusat dan daerah terpaksa menunda proses seleksi ini. Bayangin aja, pendaftaran November 2019, tes CAT Februari 2020, yang awalnya berdasarkan rencana bahwa tes SKB bakal dilaksanakan April 2020, baru terelealisasi Oktober 2020. Dan itu semua terjadi karena pandemi Covid-19 yang sedang melanda ibu pertiwi.






    Memang pandemi ini memporak-porandakan semua aspek kehidupan. Hampir semuanya dibuat kacau. Tetapi bagi saya pribadi, adanya pandemi ini memberikan keuntungan bagi CPNS 2019 dibandingkan cpns-cpns tahun sebelumnya. Kenapa? Karena, kami memiliki banyak sekali waktu untuk mempersiapkan diri kami menghadapi tes SKB. Yang awalnya kami mempunyai waktu kurang lebih 2 bulan, menjadi 7 bulan. Kurang beruntung dan bersyukur apa coba, sehingga baik saya atau pun peserta lain memanfaatkan waktu ini sebaik mungkin untuk menghadapi tes SKB.






    Tapi yang bikin sebelnya itu, when saya ditanya terus sama keluarga kapan tes saya berlanjut. Saya serasa dikejar depkolektor hahahaha. Kesel sih, tapi indah banget buat dikenang tapi tidak untuk diulang.






    Saya mengutip salah satu percakapan anggota INTELIGENSI NUSANTARA  di grup besar kami di telegram. Kita ini benar-benar cpns tersabar lho, 2019 tes, 2020 dapat, 2021 kerja. Begitu kira-kira. Dan memang benar adanya. Kadang lucu juga, karena kita bisa sesabar itu, sekuat itu menunggu.





    At least, akhirnya saya udah ngga gapyear lagi :). Tanggal 29 Desember nanti saya resmi jadi CPNS KEMENKUMHAM dan menghadapi berbagai macam orientasi maupun dinamika pelatihan untuk menjadi PNS 100%. Ya sebenarnya sih, selama menunggu lanjutan tahap seleksi cpns, saya juga kembali mengikuti tes masuk ptn dan ptk. Dan lagi-lagi saya harus menelan pahit karena ditolak dimana-dimana. Cuma 2 yang menerima saya, yaitu perguruan islam swasta di daerah saya, UMSI (Universitas Muhammadiyah Sinjai) dan KEMENKUMHAM. Kurang lebih 1 bulan saya kuliah di UMSI, kenal dengan teman baru dan tahu bagaimana rasanya kuliah itu sendiri. Meskipun itu kuliah dari aka online. Tapi setelah pengumuman kelulusan saya di kemenkumham tanggal 30 oktober 2020, saya berhenti berkuliah karena jurusan saya tidak linear dengan pekerjaan saya nanti. Rasanya cukup berat berpisah dengan teman-teman kuliah online (kulon) saya, tapi saya harus tetap mengambil keputusan tersebut.







    Tentang cerita pengalaman saya selama mengikuti CPNS KEMENKUMHAM 2019 dari awal hingga akhir, saya akan bagi dalam beberapa bagian. Di atas cukup perkenalan terlebih dahulu. Karena terlalu panjang bund sharing saya ke depannya :). Karena bakal ada tips menghadapi tes SKD maupun SKB, bocoran pertanyaan wawancara, dan masih banyak lagi. Pesan saya di awal blog ini adalah tetap sabar, tetap berpikiran positif, perjuangkan apa yang menurut kalian harus diperjuangkan. Masalah lulus atau tidaknya biar Tuhan Yang Maha Kuasa yang menentukan. See you :).






Komentar

Postingan Populer